Siaran Pers

Lokataru Law Firm & Hakasasi.id

Posko Aduan KPPS: Mari Melapor

Kami dari Lokataru Law Firm dan hakasasi id merekam dampak buruk dari proses pemilihan umum 2019 17 April. Hingga hari ini ada sejumlah 245 petugas KPPS, PPK, LINMAS yang tercatat meninggal dunia 1,740 masih terbaring di rumah sakit dan 6 petugas yang keguguran – dan tersebar di 34 provinsi.

Dari rekaman peristiwa tersebut, kami mencatat adanya dugaan pemerintah, selaku penyelenggara pemilu (Komisi Pemilihan Umum) tidak melengkapi jaminan kesehatan dan perhitungan upah yang memadai (berdasarkan standar minimum Undang – Undang Ketenagakerjaan, atau Undang – Undang Jaminan Kesehatan) serta praktik pemotongan honor yang tidak ada ketentuannya bagi para petugas pemilu.

Untuk itu kami membuka Posko Aduan Pelanggaran Hak Petugas Pemilu 2019 (KPPS, PPK dan LINMAS) untuk menuntut transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemilu yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan terganggu kesehatan fisiknya dan jika diperlukan, mengambil upaya – upaya hukum terhadap kondisi yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, ketiadaan jaminan kesehatan, eksploitasi petugas (jam kerja dan upah tidak sesuai), pemungutan illegal serta tindakan lainnya yang menyebabkan kerugian.

Kami mengajak para petugas KPPS, PPK dan LINMAS dan anggota keluarganya yang merasa hak – haknya dilanggar untuk melapor via email ke infolokataru@gmail.com atau hakasasi.id@gmail.com. Kami juga membuka posko lewat nomor telepon 021 – 2286 8539 atau via Whatsapp ke 0813 8337 9959

Anda bisa memberikan informasi tentang keluhan dan persoalan anda, disertai dengan:

1. KTP (Kartu Identitas Penduduk)

2. Surat Penetapan dan Pengangkatan KPPS dari KPUD terkait

3. Nametag anda selaku petugas

4. Keterangan medis (jika sakit/keguguran/meninggal dunia)

(seluruh data akan dijamin kerahasiaannya)

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Salam Hangat,
Lokataru Law Firm Hakasasi.id